Puncak dari hubungan mereka tiba ketika, untuk menambah sensasi, Murphy dan Electra mengundang tetangga cantik mereka, seorang remaja Denmark bernama Omi (Klara Kristin), untuk berhubungan seks bertiga tanpa ikatan. Namun, alih-alih memperkuat ikatan mereka, aksi ini justru menjadi batu sandungan. Murphy berselingkuh dari Electra dengan menjalin hubungan rahasia bersama Omi di belakangnya. Pengkhianatan ini mengakhiri hubungan Murphy dan Electra dengan cara yang buruk dan menghancurkan. Saat Electra menghilang, Murphy terjebak dalam kehidupan baru bersama Omi dan anak mereka, dihantui oleh penyesalan akan masa lalu dan ketidakpastian tentang apa yang terjadi pada cinta sejatinya.
The following essay explores the cinematic impact and controversial legacy of Gaspar Noé's 2015 film, Love .
Kekuatan:
Noé’s approach to filming Love was as unconventional as the final product itself. Understanding the production context changes how the movie is viewed: