Menjalankan Fardhu Kifayah ini menjanjikan pahala sebesar satu Qirath (sebesar Gunung Uhud) bagi yang menyalatkan, dan dua Qirath bagi yang mengantar hingga ke liang lahat. Kesimpulan
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ teks tajhiz jenazah kamil
Allāhumma ghfir lahā warḥamhā wa ‘āfihā wa‘fu ‘anhā. Ia adalah panduan spiritual yang menuntun seorang Muslim
(Allahummaghfir lahu warhamhu wa 'afihi wa'fu 'anhu) "Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, sejahterakanlah dia, dan maafkanlah kesalahannya." Untuk Perempuan: Doa akhir sebelum dibawa ke shalat jenazah Nawaitul
"Teks tajhiz jenazah kamil" bukanlah sekadar kumpulan bacaan ritual. Ia adalah panduan spiritual yang menuntun seorang Muslim untuk memberikan penghormatan terakhir, menjalankan kewajiban syariat dengan khusyuk, serta terus mendoakan saudaranya yang telah mendahului. Dengan memahami dan mengamalkan teks-teks ini, kita tidak hanya melunasi utang kewajiban kepada sesama muslim yang meninggal, tetapi juga merenungi hakikat kehidupan: dari tanah kita berasal, dan kepada tanah pula kita akan kembali. Semoga panduan ini bermanfaat dan menjadi bekal amal ibadah bagi kita semua.
Doa akhir sebelum dibawa ke shalat jenazah
Nawaitul ghusla adaa-an 'an haadzal mayyiti lillaahi ta'aala.