: Deep-seated cultural differences and communication barriers contributed to frequent misunderstandings. Earlier violent outbreaks had occurred in places like Samalantan, West Kalimantan, in 1996–1997. 2. The 2001 Sampit Tragedy
Ribuan anak-anak Dayak tumbuh dengan melihat langsung aksi pancung. Sementara itu, ribuan pengungsi Madura mengalami PTSD (gangguan stres pasca trauma) yang tidak pernah ditangani secara serius oleh pemerintah. perang dayak dan madura
Sebelum tahun 2001, telah terjadi beberapa kali gesekan kecil antara oknum warga Dayak dan Madura. Masyarakat Dayak merasa aparat penegak hukum sering kali bias atau lambat dalam menangani kasus kriminal yang melibatkan warga pendatang, sehingga memicu rasa frustrasi dan keinginan untuk menegakkan keadilan sendiri. Kronologi Meletusnya Perang Sampit (2001) perang dayak dan madura